Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi Di SMA Negeri 1 Tutuyan

Shelly Palar, Sem Dehoop, Gilly Tiwow

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi Di SMA Negeri 1 Tutuyan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 dan sampel penelitan 44. Berdasarkan hasil penelitian Hasil analisis data menunjukkan bahwa hipotesis pertama yaitu terdapat hubungan  antara variabel Kompetensi Pedagogik (X1) dengan motivasi belajar siswa (Y) di SMA N 1 Tutuyan . Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung 4.462 lebih besar dari ttabel  1,68 (thitungttabel). Nilai r sebesar 0,567 yang menunjukkan hipotesis pertama memiliki hubungan yang sedang, yakni variabel kompetensi pedagogik memberikan kontribusi sebesar 32,2% terhadap motivasi belajar siswa di SMA N 1 Tutuyan dan sisanya yakni 67,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hipotesis kedua yaitu terdapat hubungan antara variabel lingkungan sekolah (X2) dengan motivasi belajar siswa (Y) di SMA N 1 Tutuyan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung 5.216 Lebih besar dari ttabel sebesar 1,68 (thitungttabel). Nilai r sebesar 0,627 yang menunjukkan hipotesis pertama memiliki hubungan yang sedang, yakni variable Lingkungan sekolah memberikan kontribusi sebesar 39.3% terhadap motivasi belajar siswa di SMA N 1 Tutuyan dan sisanya yakni 60,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil uji simultan (bersama-sama ) menujukkan bahwa variabel kompetensi pedagogik (X1) lingkungan sekolah (X2) berpengaruh signifikan dan positif terhadap variabel motivasi belajar siswa (Y) di SMA N 1 Tutuyan. Nilai Fhitung  yang diperoleh sebesar 19.752 artinya  Fhitung  Ftabel = 19.752 3,23 pada taraf signifikan 0,05 atau 5%. Nilai R square sebesar 0,490 atau 49.0% yang berarti bahwa hubungan antara (X1) dan lingkungan sekolah (X2) dengan motivasi belajar siswa (Y) di SMA N Tutuyan memiliki hubungan yang kuat. Dalam penelitian ini juga diperoleh persamaan regresi= Y 8.342 + 0.458 X1 + 0.492 X2. Dapat diartikan bahwa, besarnya motivasi belajar siswa sebesar 8.342 dilihat dari nilai konstan.

 

 

Kata Kunci : Kompetensi, lingkungan sekolah dan motivasi.

References


AM.Sardiman.2006. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada.

AM.Sardiman.2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. PT. Raja Grafindo: Jakarta

Hamalik, Oemar. 2003. Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Bumi Aksara.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Jamil Suprihatiningrum (2014:100)

Kompetensi pedagogik

(Ondi Saondi dan Aris Suherman, 2010: 57) pengaruh dalam proses belajar dan perkembangan anak

Munib (2004: 76)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.