Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Fasilitas Belajar terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Bitung
Abstract
Penelitan ini bertujuan untuk Pengaruh Kompentensi pedagogik Dan fasilitas Belajar Terhadap Motivasi . Dengan menggunakan pendekatan penelitan kuantitatif,untuk mengetahui pengaruh motivasi dan minat belajar .Populasi berjumah 100 dan sampel berjumlah 50. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hipotesis kedua yaitu terdapat hubungan antara variabel kompetensi pedagogik (X1) dengan motivasi belajar siswa (Y). Hal ini ditunjukkan dengan diperoleh thitung sebesar = 4,22. Derajat keabsahannya (db =50-2= 48) pada taraf signifikan 0,05 diperoleh ttabel sebesar 2,01. Karena nilai thitung lebih besar dari ttabel, H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan yang signifikan dan positif antara kompetensi pedagogik terhadap motivasi belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hipotesis kedua yaitu terdapat hubungan antara variabel fasilitas belajar (X2) dengan motivasi belajar siswa (Y). Hal ini ditunjukkan dengan diperoleh thitung sebesar = 2,19 Derajat keabsahannya (db =50-2= 48) pada taraf signifikan 0,05 diperoleh ttabel sebesar 2,01. Karena nilai thitung lebih besar dari ttabel, H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan yang signifikan dan positif antara variabel fasilitas belajar (X2) dengan motivasi belajar siswa (Y). Hasil uji simultan (bersama-sama ) menujukkan bahwa Kompetensi Pedagogik (X1) dan Fasilitas Belajar (X2) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y berpengaruh signifikan dan positif terhadap variabel motivasi belajar siswa (Y) . Nilai Fhitung  yang diperoleh sebesar 19,17 artinya Fhitung  Ftabel = Fhitung  Ftabel = 19,17 3,20 pada taraf signifikan 0,05 atau 5%. Nilai R square sebesar 0,55 atau 55% yang berarti bahwa hubungan antara varaibel Kompetensi Pedagogik (X1) dan Fasilitas Belajar (X2) dengan Motivasi Belajar Siswa (Y) memiliki hubungan yang kuat. Dalam penelitian ini juga diperoleh persamaan regresi Y = 23,17 + 0,55X1+0,30X2.
Kata Kunci:Â Â Â Â Â Â Â Â Kompetensi pedagogik, fasilitas belajar, dan motivasi belajar siswa
References
A.M. Sardimsn. 1986. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta:
Radjawali.
Arif Rohman. (2009). Memahami Pendidikan & Ilmu Pendidikan. Yogyakarta:
Laksbang Mediatama.
Arikunto, Suharsimi. (1987). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi
Aksara., Analisis Item, Fakultas Psikologi UGM, 1979.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Bank Dunia, Bappenas, dan Bank
_______, diakses dari http://disdikklungkung.net/content/view/73/46/
Kemendikbud (2013). Draft Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.
Mulyasa, E. (2002). Kurikulum Berbasis Kompetensi, Konsep Karakteristik, dan
Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2012). Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru. Bandung:
Remaja Rosdakarya.Memahami Penelitian Kualitatif, Alfabeta, Bandung, 2005.
Maslow, A. (1970). Motivation and Personality. New York: Harper and Row
Publishing.
Masrun, Reliabilitas dan Cara0cara Menentukanya, UGM, 1979.
Suharsimi, Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.
Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono, Metode Penelitian Administrasi, Alfabeta, Bandung, 2004.
Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Teknik Analisis Regresi dan Korelasi, (Bandung, Tarsito, 1992).
The Liang Gie. (1995). Cara belajar yang efisien jilid II. Yogyakarta: Liberty
Refbacks
- There are currently no refbacks.