Peningkatan Literasi Digital sebagai Strategi Pengembangan SDM Unggul dan Berdaya Saing: Studi Pengabdian melalui Pelatihan Canva dan Zoom Meeting pada Siswa-Siswi SMA Negeri 3 Tondano

Steven Set Xaverius Tumbelaka

Abstract


ABSTRAK

Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan meningkatkan literasi digital siswa sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di SMA Negeri 3 Tondano, Kelurahan Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa. Permasalahan mitra meliputi rendahnya pemahaman siswa mengenai literasi digital, kemampuan menyaring informasi, dan etika bermedia digital; rendahnya pemanfaatan media pembelajaran dan komunikasi daring untuk pengembangan keterampilan dan karier; serta belum adanya pelatihan sejenis dalam beberapa tahun terakhir. Kegiatan utama dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026 dalam satu hari penuh dengan pendekatan experiential learning melalui lima sesi, yaitu pre-test dan ice breaking, ceramah interaktif, diskusi kelompok, pelatihan praktik Zoom Meeting dan Canva, serta post-test dan penandatanganan komitmen bersama. Peserta dibagi ke dalam lima kelompok diskusi yang masing-masing beranggotakan sekitar sepuluh orang. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan pre-test dan post-test, lembar refleksi, observasi partisipasi, serta penilaian produk presentasi Canva yang dibuat siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan digital siswa, terutama dalam penggunaan aplikasi presentasi dan pertemuan daring, yang tercermin dari hasil post-test dan dari produk presentasi siswa yang telah sesuai dengan instruksi pelatihan. Program juga menghasilkan komitmen bersama antara siswa, guru, dan tim PkM, modul sosialisasi bergambar sebagai bahan belajar mandiri, serta rancangan mekanisme keberlanjutan berupa grup konsultasi daring dan rekomendasi pembentukan kelompok belajar ekonomi dan karier. Temuan menegaskan bahwa literasi digital siswa lebih bermakna apabila dikembangkan melalui praktik yang menghasilkan produk nyata dan dikaitkan dengan kebutuhan belajar serta kesiapan karier, bukan hanya melalui sosialisasi konseptual.

Kata Kunci—Literasi Digital; Pengembangan SDM; Canva; Zoom Meeting; Siswa SMA

References


Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education (3rd ed.). University of Chicago Press.

Guess, A. M., Lerner, M., Lyons, B., Montgomery, J. M., Nyhan, B., Reifler, J., & Sircar, N. (2020). A digital media literacy intervention increases discernment between mainstream and false news in the United States and India. Proceedings of the National Academy of Sciences, 117(27), 15536–15545. https://doi.org/10.1073/pnas.1920498117

Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI & Katadata Insight Center. (2023). Status literasi digital di Indonesia 2022. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Kirkpatrick, D. L., & Kirkpatrick, J. D. (2006). Evaluating training programs: The four levels (3rd ed.). Berrett-Koehler.

Kirschner, P. A., & De Bruyckere, P. (2017). The myths of the digital native and the multitasker. Teaching and Teacher Education, 67, 135–142. https://doi.org/10.1016/j.tate.2017.06.001

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Livingstone, S., & Helsper, E. (2007). Gradations in digital inclusion: Children, young people and the digital divide. New Media & Society, 9(4), 671–696. https://doi.org/10.1177/1461444807080335

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

Ng, W. (2012). Can we teach digital natives digital literacy? Computers & Education, 59(3), 1065–1078. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2012.04.016

OECD. (2019). OECD skills outlook 2019: Thriving in a digital world. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/df80bc12-en

Porat, E., Blau, I., & Barak, A. (2018). Measuring digital literacies: Junior high-school students' perceived competencies versus actual performance. Computers & Education, 126, 23–36. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2018.06.030

Rizal, C., Rosyidah, U. A., Yusnanto, T., Akbar, M. R., Hidayat, L., Setiawan, J., Ilham, A., Yunus, R., Wardhani, A. K., Rahajeng, E., Nay, F. A., Irawan, J. D., Muflihah, Y., & Asari, A. (2022). Literasi digital. PT Global Eksekutif Teknologi.

van Laar, E., van Deursen, A. J. A. M., van Dijk, J. A. G. M., & de Haan, J. (2017). The relation between 21st-century skills and digital skills: A systematic literature review. Computers in Human Behavior, 72, 577–588. https://doi.org/10.1016/j.chb.2017.03.010

Vuorikari, R., Kluzer, S., & Punie, Y. (2022). DigComp 2.2: The digital competence framework for citizens. Publications Office of the European Union. https://doi.org/10.2760/115376

World Economic Forum. (2023). The future of jobs report 2023. World Economic Forum.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.