PENGARUH BRAND IMAGE, PERSEPSI HARGA, DAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN AI-CHA ICE CREAM AND TEA DI TONDANO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh Brand Image, Persepsi Harga, dan Electronic Word of Mouth (E-WOM) baik secara parsial maupun simultan terhadap Keputusan Pembelian Ai-Cha Ice Cream and Tea di Tondano. Fenomena menjamurnya gerai es krim modern di daerah pusat pendidikan memicu persaingan ketat yang menuntut pemahaman mendalam atas perilaku konsumen. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Ai-Cha di Tondano dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan Skala Likert 5 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, serta uji hipotesis (uji t dan uji F) melalui program IBM SPSS. Hasil pengujian secara parsial (uji t) membuktikan bahwa: (1) Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t_hitung 2,817 > t_tabel 1,985; Sig. 0,006); (2) Persepsi Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t_hitung 2,901 > t_tabel 1,985; Sig. 0,005); (3) E-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t_hitung 4,076 > t_tabel 1,985; Sig. 0,000). Secara simultan (uji F), ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F_hitung 58,842 > F_tabel 2,70; Sig. 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,648 menunjukkan bahwa kontribusi Brand Image, Persepsi Harga, dan E-WOM dalam menjelaskan variasi keputusan pembelian adalah sebesar 64,8%, sedangkan sisanya sebesar 35,2% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Pihak manajemen disarankan untuk mempertahankan rasionalitas harga ekonomis dan meningkatkan interaksi digital yang positif untuk memperkuat loyalitas pelanggan.
Kata Kunci: Brand Image, Persepsi Harga, Electronic Word of Mouth (E-WOM), Keputusan Pembelian.
References
Aaker, D. A. (2014). Managing Brand Equity. New York: Free Press.
Hennig-Thurau, T., Gwinner, K. P., Walsh, G., & Gremler, D. D. (2004). Electronic Word-of-Mouth via Consumer-Opinion Platforms: What Motivates Consumers to Post Reputation Word-of-Mouth?. Journal of Interactive Marketing, 18(1), 38-52.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing. 17th Edition. London: Pearson Education Limited.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. 15th Edition. New York: Pearson Education, Inc.
Liecia. (2024). Pengaruh Electronic Word Of Mouth (E-WOM) Dan Kualitas Produk Terhadap Brand Image Mixue di Kota Medan Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Manajemen Alternatif, 11(2), 145-158.
Pitoy, S. C., Bogar, W., & Rondonuwu, D. (2024). Pengaruh Pengetahuan Produk, Citra Merek dan Inovasi Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Nivea Body Lotion (Studi Pada Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Negeri Manado Angkatan 2020). Jurnal Manajemen Universitas Negeri Manado, 4(1), 89-102.
Putri, A. R., et al. (2024). Pengaruh Brand Image, Electronic Word Of Mouth Dan Harga Terhadap Purchase Intention Pada Produk Mixue Di Kecamatan Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Manajemen Alternatif, 11(1), 67-81.
Saragih, M. F., et al. (2023). Pengaruh Brand Image Dan Electronic Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Mixue Di Tropodo. Jurnal Tata Niaga, 11(3), 210-223.
Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2010). Consumer Behavior. 10th Edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.