PENGARUH INFLUENCER MARKETING, KEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KEMUDAHAN AKSES TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI SHOPEE (STUDI PADA MAHASISWA FEB UNIMA)
Abstract
Eskalasi pemanfaatan e-commerce di tengah kemajuan teknologi digital telah merekonstruksi tabiat belanja konsumen. Sebagai salah satu platform lokapasar terkemuka di Indonesia, Shopee mengimplementasikan berbagai strategi guna mendongkrak ketertarikan penggunanya. Penelitian ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Influencer Marketing, Kemanfaatan Teknologi Informasi, dan Kemudahan Akses terhadap Minat Beli konsumen di aplikasi Shopee, dengan memfokuskan populasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado (FEB UNIMA). Riset kuantitatif ini mengaplikasikan metode survei dengan penarikan sampel sebanyak 100 responden berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Pengumpulan data mengandalkan instrumen kuesioner berskala Likert yang kemudian diolah melalui teknik analisis regresi linear berganda. Temuan statistik memvalidasi bahwa Influencer Marketing (β = 0,488; p < 0,05), Kemanfaatan Teknologi Informasi (β = 0,081; p < 0,05), serta Kemudahan Akses (β = 0,603; p < 0,05) terbukti memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Minat Beli konsumen. Selanjutnya, pengujian secara simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut sanggup menjelaskan 67,1% dari total variasi Minat Beli (R² = 0,671; F = 65,376; p < 0,05). Konklusi dari studi ini menegaskan bahwa optimalisasi pada Influencer Marketing, Kemanfaatan Teknologi Informasi, dan Kemudahan Akses merupakan fondasi esensial untuk melipatgandakan Minat Beli konsumen di platform Shopee.
References
Eskalasi pemanfaatan e-commerce di tengah kemajuan teknologi digital telah merekonstruksi tabiat belanja konsumen. Sebagai salah satu platform lokapasar terkemuka di Indonesia, Shopee mengimplementasikan berbagai strategi guna mendongkrak ketertarikan penggunanya. Penelitian ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Influencer Marketing, Kemanfaatan Teknologi Informasi, dan Kemudahan Akses terhadap Minat Beli konsumen di aplikasi Shopee, dengan memfokuskan populasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado (FEB UNIMA). Riset kuantitatif ini mengaplikasikan metode survei dengan penarikan sampel sebanyak 100 responden berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Pengumpulan data mengandalkan instrumen kuesioner berskala Likert yang kemudian diolah melalui teknik analisis regresi linear berganda. Temuan statistik memvalidasi bahwa Influencer Marketing (β = 0,488; p < 0,05), Kemanfaatan Teknologi Informasi (β = 0,081; p < 0,05), serta Kemudahan Akses (β = 0,603; p < 0,05) terbukti memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Minat Beli konsumen. Selanjutnya, pengujian secara simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut sanggup menjelaskan 67,1% dari total variasi Minat Beli (R² = 0,671; F = 65,376; p < 0,05). Konklusi dari studi ini menegaskan bahwa optimalisasi pada Influencer Marketing, Kemanfaatan Teknologi Informasi, dan Kemudahan Akses merupakan fondasi esensial untuk melipatgandakan Minat Beli konsumen di platform Shopee.
Refbacks
- There are currently no refbacks.