ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PENGAKUISISI DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

George Mongdong

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi oleh kinerja keuangan perusahaan pengakuisisi setelah mengakuisisi tidak menunjukan perubahan yang signifikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan melihat kinerja perusahaan dengan  menganalisis tiap-tiap laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan tersebut yang terdaftar di bursa efek Indonesia sehingga hasil dari penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan  bagi para manager perusahaan sebelum  mengambil keputusan  merger atau pun akuisisi. Kinerja keuangan  merupakan prestasi yang dicapai oleh perusahaan pada saat tertentu dengan menggunakan perhitungan berdasarkan  tolar ukur analisis rasio yang didasarkan pada laporan keuangan. Menurut Harahap (2007:301) Rasio Likuiditas adalah menggambarkan kemampuan perusahaan untuk  menyelesaikan kewajiban jangka pendeknya. Rasio-rasio ini dapat dihitung  melalui sumber informasi tentang modal kerja yaitu pos-pos aktiva lancar dan utang lancar. Penelitian ini manggunakan rasio likuiditas (rasio lancar dan rasiocepat).Untuk menentukan pemecahan masalah yang ada berdasarkan data-data yang disajikan. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif dengan sampel pada Pt Indosat , Pt Holcim , Pt Kalbe Farma dan Pt Bumi Resources .Penelitian ini menggunakan data sekunder  yang diperoleh dari data publikasi bursa efek Indonesia .Data-data yang digunakan adalah data laporan keuangan perusahaan pengakuisisi selama 5 tahun terakhir. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan pengakuisisi (Pt indosat, Pt Holcim, Pt Kalbe Farma, Pt Bumi Resources) baik dilihat dari Current Ratio dan Quick Ratio. Karena kewajiban jangka pendek perusahaan sebesar 1 dapat ditanggung atau dijamin dengan aktiva lancar sebesar 1.

 

Keywords : Rasio Likuiditas (Rasio Lancar (Current  Ratio) dan Rasio Cepat (Quick  Ratio)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.