Pengaruh Inventory Turnover Dan Receivable Turnover Terhadap ROA Pada Industri Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Modal kerja dalam arti perputaran persediaan (ITO) dan perputaran piutang (RTO) baik secara parsial maupun simultan terhadap profitabilitas (ROA). Penelitian ini menjelaskan tingkat profitabilitas yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor –faktor tersebut adalah perputaran persediaan (ITO) dan perputaran piutang (RTO). Sedangkan alat ukur untuk untuk menilai profitabilitas adalah Return on Assets (ROA). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kausal yang bersifat replikasi terhadap penelitian sebelumnya dengan modifikasi tertentu. Metode sampling yang digunakan adalah metode Purposive Sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder, dengan modal kerja dalam arti perputaran persediaan (ITO) dan perputaran piutang (RTO) sebagai variabel bebas dan Return on Assets (ROA) sebagai variabel terikatnya. Metode statistik yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian asumsi klasik terlebih dahulu, dan pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji signifikan parsial (uji-t),signifikan simultan (uji-F), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan Perputaran persediaan (ITO) dan perputaran piutang (RTO) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Dan secara parsial variabel perputaran persediaan (ITO) berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas (ROA).
Kata kunci : perputaran persediaan (ITO), perputaran piutang (RTO),
profitabilitas (ROA).Refbacks
- There are currently no refbacks.