HUBUNGAN SEMANGAT KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DINAS TENAGA KERJA KABUPATEN MINAHASA

Airin Pattilima, Ventje Senduk, Bambang Hermanto

Abstract


pegawai di kantor dinas tenaga kerja kabupaten minahasa sebanyak 20 orang, teknik pengumpulan data menggunakan angket, Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Korelasi Sederhana Spearmen-Rho, Uji Determinasi, Uji t, melalui penelitian ini dapat dilihat bahwa variabel semangat kerja pegawai kantor dinas tenaga kerja dapat memberikan hubungan yang positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, data diolah menggunakan SPSS 25, semangat kerja yang terdapat pada instansi berhubungan diperoleh dari koefisien korelasi rank spearmen dan  koefisien determinasinya (r2) masing-masing sebesar 0,58% dan 33,64% terhadap kinerja pegawai dan 67.34%. dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan atau informasi kepada pimpinan kantor bahwa dengan memperhatikan semangat kerja yang terdapat pada instansi itu akan berhubungan terhadap kinerja pegawai.

 

                               

Kata Kunci: Semangat Kerja, Hubungan Positif, Kinerja

References


Ahmadi, Abu. (2007). Psikologi sosial. Jakarta: Rineka Cipta

American Heritage Dictionary of the English Language, Fifth Edition. (2009).

American Heritage Dictionary. Retrieved july 20, 2015,

As’ad, 2000. Seri ilmu sumber daya manusia psikologi industri, edisi keempat. Yogyakarta: liberti.Hal 27

Basri, Rivai. (2005). Performance Appraisal. Cetakan Pertama, PT Raja Grafindo

Persada, Jakarta

Carlaw, Deming dan Friedman. 2003. Managing and Motivating Contact

Center Employees. Singapore: Mc. Graw Hill Publishing Company.

Hasley, George. D. 2001, Bagaimana Memimpin dan Mengawasi Pegawai Anda.

Rineka Cipta,: Jakarta.

Hart, P.M., Wearing, A.J., Conn, M., Carter, N.L., & Dingle, R. (2000). Development of the scho NM KHJ,KUHJKJKJKol organizational health questionnaire: A measure for assessing teacher morale and school organizational climate. British Journal of Educational Psychology, 70, 211-228.

Hasibuan, malayu S.P. 2009. Manajemen:dasar, pengertian, dan masalah edisi revisi. Jakarta : bumi aksara.

Hart, P.M., Wearing, A.J., Conn, M., Carter, N.L., & Dingle, R. (2000).

Development of the school organizational health questionnaire: A

measure for assessing teacher morale and school organizational climate. British Journal of Educational Psychology, 70, 211-228.

Kast dan Rosenzweig, dalam sinambela, 2012 https://repository.Maranatha.edu /18966/9/0252029_References.pdf

Mitchell, dalam sinambela, 2012 (Manajemen Sumber Daya Manusia) Prof. Dr. Lijan Poltak Sinambela, January 2012 Hal. 24

Mitchell, dalam sinambela, 2012 (Manajemen Sumber Daya Manusia) Prof. Dr. Lijan Poltak Sinambela, January 2012 Hal. 28

Rivai, Veithzal Ahmad Fawzi Mohd. Basri.2005 Hal 18. performance Appraisal

jakarta:Rajawali press

Rivai dan Basri, dalam sinambela, 2012 (Manajemen Sumber Daya Manusia) Prof. Dr. Lijan Poltak Sinambela, January 2012 Hal. 18

Sutrisno, (2016), Manajemen Sumber Daya Manusia, Kencana Prenada

Media Group, Jakarta.

Utomo, Budi. 2002. Menentukan Faktor-Faktor Kepuasan Kerja dan Tingkat

Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan. PT P.Jurnal Manajemen & Kewirausahaan, Vol. 7 (2), 23

Panggabean, S,. Mutiara. 2004. Manajemen sumber daya manusia. Bogor: Ghalia Indonesia


Refbacks

  • There are currently no refbacks.