Pengaruh Pemahaman Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Pemahaman Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SKPD) (X) yang meliputi Prosedur Akuntansi Penerimaan Kas, Prosedur Akuntansi Pengeluaran Kas, Prosedur Akuntansi Asset/Barang Milik Daerah , Prosedur Akuntansi Selain Kas. Secara simultan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah (Y). baik secara simultan maupun parsial. Metode analisis yang digunakan dalam pengelolaan data jalur (Path Analysis) dengan menggunakan kuisioner dalam bentuk variabel (Varyans) sebagai instrument penelitian yang dibagikan kepada 26 respoden.
Hasil analisis juga menunjukkan bahwa secara parsial: Prosedur Akuntansi Penerimaan Kas Berpengaruh Kualitas Laporan Keuangan Daerah sebesar 0,659 (65,9%) Prosedur Akuntansi Pengeluaran Kas Berpengaruh Kualitas Laporan Keuangan daerah sebesar 0,952 (95,2%)Â Â Prosedur Akuntansi Asset/Barang Milik Daerah Berpengaruh Kualitas Laporan Keuangan Daerah sebesar 0,368 (36,8%) Prosedur Akuntansi Selain Kas Berpengaruh Kualitas Laporan Keuangan Daerah sebesar 0,854 (85,4%). Hasil analisis menunjukkan bahwa Prosedur Akuntansi Penerimaan Kas, Prosedur Akuntansi Pengeluaran Kas, Prosedur Akuntansi Asset/Barang Milik Daerah, Prosedur Akuntansi Selain Kas, memberikan pengaruh terhadap kualitas laporan keuangan daerah dengan jumlah koefisien determinasi multiple (Â y, x 0,952 x 0,659 x 0,368 x 0,854) sebesar 0,929 (92,9%). Sedangkan sisanya sebesar 0,071% di pengaruhi oleh factor-faktor lain yang tidak dimaksudkan dalam model analisis. Pengaruh secara simultan ini termasuk dalam kategori.
Â
Kata kunci : Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD), Kualitas Laporan Keuangan Daerah
Refbacks
- There are currently no refbacks.