ANALISIS BREAK EVENT POINT (BEP) INDUSTRI KECIL TAHU AKAS ULU SIAU DI KECAMATAN SIAU TIMUR
Abstract
             Rumusan masalah penelitian adalah Bagaimana Industri Kecil Tahu AKAS ULU SIAU melakukan perhitungan Break Event Point (BEP) pada produknya? Tujuan penilitian adalah Untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana perhitungan Break Event Point(BEP)terhadap produk Industri Kecil Tahu AKAS ULU SIAU, sehingga perusahaan dapat mengetahui berapa besar pendapatan penjualan yang harus didapatkan untuk menutupi jumlah biaya yang dikeluarkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keberadaan industri kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Sitaro telah memberikan andil yang cukup besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan pemimpin/pemilik Industri Kecil Tahu Akas Ulu Siau serta para karyawan yang telah dilakukan, sebagian dari mereka mengatakan bahwa produksi tahu per bulan tidak relatif hasilnya. Karena pembeli tahu tidak menentu dan kebanyakan dari mereka selalu membeli tahu dengan ukuran yang besar dari harga Rp. 10.000/unit 9-Rp. 130.000/unit 200. Pada perhitungan tersebut, titik impas Industri Kecil tercapai pada saat unit yang dijual mencapai 6.285.276unit tahu kecil dengan total penjualan Rp 24.049.301 dan pada saat penjualan disaat itu Industri Kecil tidak memperoleh laba. Sedangkan untuk tahu besar Industri Kecil memperoleh titik impas tercapai saat unit terjual mencapai 4.812.118unit dengan total penjualan sebesar Rp 48.121.183. Kesimpulan penilitian adalah Industri Kecil Tahu Akas Ulu Siau pada produk tahu kecil maupun tahu besar telah berada di titik impas.
Â
Kata Kunci: Break Event Point, Industri Kecil
Refbacks
- There are currently no refbacks.