PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN KONSEP DIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 TONDANO
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan mengajar dan konsep diri siswa berdampak pada tingkat kemampuan berpikir kritis yang ditampilkan siswa kelas X di SMK Negeri 2 Tondano. Secara khusus, penyelidikan akan fokus pada hubungan antara kedua faktor ini. Bentuk penelitian khusus ini menggunakan strategi survei, mengadopsi metodologi kuantitatif, dan melakukan penelitian menggunakan ukuran sampel 46 individu. Dalam bagian studi khusus ini, cara mengumpulkan data yang digunakan adalah mengamati, mengisi kuesioner, dan mendokumentasikan. Hasil penelitian dievaluasi dengan melakukan analisis regresi terhadap data yang dikumpulkan dan dengan memeriksa banyak korelasi yang ada antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tiga asersi berikut ini benar: (3) Baik keterampilan mengajar guru maupun konsep diri berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X di SMK Negeri 2 Tondano sebesar 51,5 persen dengan jumlah t hitung lebih besar dari t tabel = 6,022 > 1,678. (1) Konsep diri mempengaruhi kemampuan berpikir kritis dengan jumlah t hitung lebih besar dari t tabel = 6,022 > 1,678. (2) Keterampilan mengajar guru mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa dengan jumlah t hitung lebih besar dari t tabel = 6,558.Â
Â
Kata kunci: Keterampilan mengajar guru, konsep diri, kemampuan berpikir kritis
References
Arikunto, S. (2017). Pengembangan instrumen dan evaluasi program.
Yogyakarta: perpustakaan siswa.
Costa, A. L. (2005). Mengembangkan pikiran: Buku Sumber Mengajar Berpikir (Edisi Revisi, Volume 1). Virginia: ASCD.
Djali. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: pt. nashkah bumi.
Sistem Pendidikan Nasional. (2003). UU RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Ennis, R.H. (1995). Berpikir kritis. New York: Balai Prentice.
Maryam. S, Ph.D. (2007). “Analisis Margin Pemasaran Telur Itik Di Desa Borongloe Kecamatan Bontomaranmu Kabupaten Gowaâ€. http://www.deptan.go.id. Diakses pada tanggal 26 Desember 2015.
Faiz, F. (2012). Kemampuan berpikir: Pengantar berpikir kritis. Yogyakarta: SEPERTI Tekan.
Ghozali, I. (2011). “Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSSâ€. Semarang: Rumah Penerbitan Universitas Diponegoro.
Hasibunan, J. J. dan Moedjiono. (2000). Belajar-mengajar, Bandung: pt. Pemuda Rosdakarya.
Kuswana, W. S. (2011). “Taksonomi Pemikiranâ€. Bandung: PT. Jugend von Rosdakarya.
Nurhayati, (2011). Teknologio-Informsistemo.
http://www.mercubuana.ac.id/jurnal/nurhayati. Diakses pada tanggal 17 Mei 2013.
Nugraheni, Y (2013). Pengaruh konsp diri dan disiplin sekolah terhadap motivasi
SMA Negeri 9 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2012/2013 Kajian dan Pembelajaran Siswa Kelas X http://eprints.uny.ac.id. Diakses tanggal 20 November 2022.
Ormrod, J.E. (2008). Psikologi pendidikan membantu siswa tumbuh dan berkembang. Edisi Keenam, Bagian 2. Jakarta: Erlangen.
Oka, A. (2010). Dasar-dasar Pengertian Hospitality Pariwisata. Bandung: PT. Alumni.
Prasetya, Y.E. (2021). Pengaruh keterampilan mengajar guru terhadap berpikir kritis anak sekolah dasar di Sidoarjo. http://etheses.uin-malang.ac.id. Diakses tanggal 20 November 2022.
Priansa, D.J. (2014). Perencanaan dan pengembangan personel. Bandung: alfabeta
Peraturan Pemerintah Nomor. 19 tahun 2005. Tentang Standar Nasional Pendidikan.
Rubenfeld, M. G. dan Scheffer, B.K. (2006). Pikiran kritis dalam dahak. Jakarta: EGC.
Rochaety, E. (2009). Metodologi Penelitian Bisnis, Jakarta, Mitra Wacana Media.
Rola, F. (2011). Hubungan antara konsep diri dengan motivasi berprestasi pada remaja. Karya Ilmiah. Sumatera Utara: Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Riko, S (2016). Pengaruh konsep diri terhadap keterampilan berpikir kritis. http://respostory.upi.edu/26160/. Diakses tanggal 20 November 2022.
Rohmat, A. dan Lestari. W. (2019). Pengaruh konsep diri dan kepercayaan diri terhadap
kemampuan berpikir kritis matematis. http:// journal.lppmunindra.ac.id/ index.php/ jkpm/ . Diakses tanggal 20 November 2022
Rahmat, Jalaluddin. (2008). psikologi komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rinda, C. (2019). Pengaruh Keterampilan Dasar Mengajar Guru terhadap Berpikir Kritis siswa dan Motivasi Belajar Siswa MI Hidayatul Mubtadiin Wates Sumbergempol. Tulungagung: IAIN.
Saud, A (2013). instrumen perangkat pembelajaran. Bandung: Pemuda Rosdakarya.
Supriya. (2009). pelatihan IPS. Bandung: PKN UPI Gazetara Laboratorio.
Sukmadinata, N. (2011). Grundlagen der Psyychologie. Bandung: PT. Pemuda Rosdakarya.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.
Suwarna, dkk. (2006). Microteaching Pendekatan praktis untuk melatih pendidik professional. Jakarta Timur: pt. naskah bumi.
Susilo, M.J. (2006). Pelajari gaya belajar yang lebih cerdas. Yogyajarta: Kanisius.
Refbacks
- There are currently no refbacks.