Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Di SMP N 2 Ranoyapo

Alan Gabriel Kawung

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS-Terpadu dengan menerapkan model pembelajara Creative Problem Solving di SMP N 2 Ranoyapo. Jenis peneltian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ranoyapo yang berjumlah 26 siswa. Jenis data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Data Kuantitatif berupa nilai hasil belajar siswa setelah tindakan sedangkan data kualitatif adalah data hasil observasi dari tiap siklus untuk perbaikan ke siklus selanjutnya. Data hasil belajar diambil dengan memberikan tes sedangkan data tentang keadaan pembelajaran berlangsung diambil dengan menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving ternyata dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal itu bisa dilihat berdasarkan rata-rata hasil penelitian pada siklus pertama yang hanya 54% dan pada siklus kedua terjadi peningkatan sebesar 31% maka hasil presentasenya naik menjadi 85%, artinya sudah lebih dari 75% siswa yang mencapai standar ketuntusan yang telah di tetapkan. Dalam menguji valid atau tidak validnya butiran soal uraian dapat digunakan rumus pearson product-moment dan berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi pearson yang di dapat 0,63 ini membuktikan bahwa instrument yang digunakan dikatagorikan sudah valid. Dengaan melihat hasil belajar ini peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan mengunakan model pembelajaran Creative Problem Solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Kata Kunci : Model pembelajaran Creative Problem Solving, hasil belajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.