Penerapan Analisis Biaya-Volume-Laba Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sitaro

Olaida Pulingkareng

Abstract


Masalah dalam penelitian ini adalah tentang perhitungan analisis biaya volume Laba di PDAM Kab Sitaro.

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menerapkan Analisis Biaya Volume Laba Pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sitaro.

 

Metode penelitian menggunakan metode analisis deskriptif yaitu mengumpulkan, mengklasifikasikann, menganalisis dan menafsirkan data sehingga data dapat memberikan gambaran mengenai permasalahan yang diteliti untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lain (Sugiyono 2004:11)

Berdasarkan analisis biaya-volume-laba yang telah dilaksanakan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

  1. Analisis Forecast Penjualan merupakan bagian dari analisis biaya volume- laba yang dapat digunakan untuk mengetahui perencanaan penjualan tahun 2015 yaitu sebesar Rp. 7.699.602.750, perhitungan ini didasarkan pada ramalan volume penjualan tahun 2015 dengan menggunakan Least Square Method yang dapat dilihat pada tabel 4.5 yaitu sebesar 1.257.078 M3 dan juga didasarkan pada ramalan tarif air sebesar Rp.6.125 per meter kubik.
  2. Analisis Cost Proyeksi juga merupakan bagian dari analisis biaya volume- laba yang dapat digunakan untuk mengetahui perencanaan biaya  tahun 2015. Berdasarkan perencanaan biaya tahun 2015 dengan mempertimbangkan beberapa asumsi, maka proyeksi biaya tetap tahun 2015 adalah sebesar Rp. Rp.5.823.884.955 atau naik 75% dari biaya tetap tahun 2003. Sedangkan proyeksi biaya variabel tahun 2015 adalah sebesar Rp. 1.466.995.842 sehingga total biaya untuk tahun 2015 yang harus ditanggung PDAM Kabupaten Sitaro adalah sebesar Rp.7.290.880.797.
  3. Berdasarkan perhitungan perencanaan laba tahun 2015 tanpa adanya kenaikan tarif per M3 ditambah adanya berbagai kenaikan biaya maka dipastikan PDAM Kabupaten Sitaro akan mengalami kerugian yang cukup besar yaitu sebesar Rp.1.954.584.687. Hal ini dapat diantisipasi dengan meningkatkan tarif air menjadi Rp.6.125 per M3. Jika hal tersebut tidak dilakukan maka diperkirakan untuk tahun-tahun selanjutnya PDAM Kabupaten Sitaro akan mengalami kerugian yang cukup tinggi.

 

Kata kunci : Biaya Volume Laba


Refbacks

  • There are currently no refbacks.