Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara
Abstract
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dilihat dari : (1) Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal, (2) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, (3) Rasio Efektivitas PAD, (4) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, (5) Rasio Keserasian, dan (6) Analisis Trend. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPKBMD) Kabupaten Minahasa Tenggara. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus: Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rasio Keserasian dan Analisis Trend. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan BPKBMD Kabupaten Minahasa Tenggara berdasarkan; (1) Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal BPKBMD kabupaten Minahasa Tenggara menunjukkan Kemampuan Keuangan Daerah sangat kurang karena rata-rata besarnya rasio ini sebesar 1,42%; (2) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah menunjukkan pola hubungan instruktif karena rata-rata rasio ini sebesar 1,76%; (3) Rasio Efektivitas PAD efektivitas kinerja keuangan BPKBMD Kabupaten Minahasa tenggara tergolong belum efektif, karena pemerintah belum optimal merealisasikan PAD (4) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah dapat dikatakan kurang efisien karena rata-rata efisien keuangan daerah BPKBMD Kabupaten Minahasa Tenggara sebesar 96,52%; (5) Rasio Keserasian BPKBMD Kabupaten Minahasa Tenggara diketahui bahwa rata-rata belanja rutin/operasi daerah masih sangat tinggi sebesar 69,40% dibandingkan dengan rata-rata belanja modal sebesar 30,44% sehingga dapat dikatakan Pemerintah Daerah masih kurang memperhatikan pembangunan daerah karena masih diprioritaskan untuk belanja rutin/operasi. Analisis Trend kinerja keuangan BPKBMD kabupaten Minahasa Tenggara untuk Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, dan Rasio Keserasian di perkirakan semakin meningkat pada tahun 2015 dan tahun 2016
Kata Kunci   : Kinerja Keuangan, Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rasio Keserasian dan Analisis Trend
Refbacks
- There are currently no refbacks.