PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL RICK DISCLOSURE PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2018-2020

Wilcandra Permata, Frida Sumual, Hisky Kawulur

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ukuran dewan komisaris, jumlah jumah rapat dewan komisaris, komposisi komisaris independen, komposisi komite audit dan jumlah rapat komite, berpengaruh terhadapa financial risk disclousure pada Perusahaan Perbankkan yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2020. Teknik anailisis data kuantitatif adalah teknik analysis regresi data panel dengan alat analisis Eviews dengan jumlah penelitian sebanyak 36 sampel dengan menggunakan purposive sampling dan diperoleh 12 perusahaan selama 3 tahun. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Dengan Hasil pengujian menunjukkan bahwa ukuran dewan komisaris (X1) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap financial risk disclousure jumlah rapat dewan komisaris (X2) mempunyai pengaruh positif  terhadap financial risk disclousure, komposisi komisaris independen (X3) tidak mempunyai pengaruh terhadap financial risk disclousure, komposisi Komite audit (X4) tidak mempunyai pengaruh terhadap terhadap financial risk disclousure, Jumlah rapat Komite audit (X5) mempunyai pengaruh negatif terhadap financial risk disclousure.

Kata Kunci: Corporate governance, financial risk disclosure, Perbankan


References


Abeysekera, I. (2010). The influence of board size on intellectual capital disclosure by Kenyan listed firms. January, 504–518.

Al-Maghzom. (2016). Corporate Governance and Risk Disclosure: Evidence from Saudi Arabia Abdullah Al-Maghzom*, University of Gloucestershire UK Khaled Hussainey, Plymouth University UK Doaa Aly, University of Gloucestershire UK. 1–29.

Andres, P. . V. A. dan F. L. . 2005. (2004). OECD Principles of Corporate Governance 2005.

Brick, I. E. (2007). Board Meetings , Committee Structure , and Firm Performance 1 Board Meetings , Committee Structure , and Firm Performance.

Buckby, Sherrena, Gallery, Gerry, & Ma, A. (2015). An Analysis of Risk Management Disclosures : Australian Evidence.

Djoko Suhardjanto, L. M. (2009). Indonesian Environmental Reporting Index.

Elshandidy, T., & Neri, L. (2015). Corporate Governance , Risk Disclosure Practices , and Market Liquidity : Comparative Evidence from the UK and Italy. July. https://doi.org/10.1111/corg.12095

Fahmi. (2016). Pengaruh Corporate Governance, Kompetisi dan Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Risiko Perusahaan. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 11(1), 179–188.

Gray. (2016). Political and government connections on corporate boards in Australia: Good for business. 41, 1–2. https://doi.org/10.1177/0312896214535788

Gunawan, B., & Hendrawati, E. R. (2016). Peran Struktur Corporate Governance Dalam Tingkat Kepatuhan Pengungkapan Wajib Periode Setelah Konvergensi Ifrs ( Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia ). 1, 71–83.

Iswandika. (2014). Issn : 2339-0832. September, 1–18.

Jing Li, Richard Pike, R. H. U. (2008). Intellectual capital disclosure and corporate governance structure in UK firms. 38, 137–159.

Junaedi, Achmad, dan Khoirina, F. (2017). Pengaruh efektivitas dewan komisaris, dan komite audit, struktur kepemilikan perusahaan, dan kualitas audit terhadap perataan laba. 5(1).

Lin, L., & Lin, D. (2013). Agency Costs of Free Cash Flow and Bidders ’ Long-run Takeover Performance. 1(3), 95–102. https://doi.org/10.13189/ujaf.2013.010302

M. Hafiz. Ade Adriani dan Chairina. (2013). Pengaruh Struktur Corporate Governance Terhadap Tingkat Kepatuhan Pengungkapan Wajib Konvergensi IFRS pada Laporan Laba Rugi Komprehensif. 2009.

Nasution, M. (n.d.). Pengaruh Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba Di Industri Perbankan Indonesia. 1–26.

Natsir, M. (2017). The Effect Of Silent Short Movie On Efl Writing. 7(2), 168–179.

Nu, S., Htay, N., Majdi, H., Rashid, A., Adnan, M. A., Kameel, A., & Meera, M. (2011). Corporate Governance and Risk Management Information Disclosure in Malaysian Listed Banks : Panel Data Analysis. 7(4), 159–176.

Nurkhin, A. (2010). Corporate Governance Dan Profitabilitas, Pengaruhnya Terhadap Pengungkapan CSR Sosial Perusahaan. 2(1), 46–55.

Oorschot. (2009). Risk reporting : An analysis of the German banking industry.

Pematasari. (2009). Pengaruh corporate governance, latar belakang pendidikan, terhadap environmental disclosure.

Samaha, K., Khlif, H., & Hussainey, K. (2015). The Impact of Board and Audit Committee Characteristics on Voluntary Disclosure : A Meta-Analysis Journal of International Accounting , Auditing and Taxation The impact of board and audit committee characteristics on voluntary disclosure : A meta-analysis. “Journal of International Accounting, Auditing and Taxation,†24(March), 13–28. https://doi.org/10.1016/j.intaccaudtax.2014.11.001

Setyarini, Y., & Paramitha, M. (2014). (Zainal Abidin, 2007:1). Jurnal Kewirausahaan, 3(1), 10–17.

Suhardjanto, D. (n.d.). Pengaruh Corporate Governance , Etnis , Dan Latar Belakang Pendidikan Terhadap Environmental Disclosure : Studi Empiris Pada Perusahaan Listing.

Utomo, Y., & Chariri, A. (2014). Determinan pengungkapan risiko pada perusahaan nonkeuangan di indonesia. 03, 1–14.

Wardhana, A. A., Cahyonowati, N., Akuntansi, J., Ekonomika, F., & Diponegoro, U. (2013). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Tingkat Pengungkapan Risiko (Studi Empiris pada Perusahaan Nonkeuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Anindyarta. 2, 1–14.

YULI RATMELIA. (2017). Pengaruh Kepemilikan Saham Publik, Ukuran Dewan Komisaris, Profitabilitas dan Umur Perusahaan terhadap Pengungkapan CSR (Studi Empiris pada Perusahaan Real Estate and Property yang Terdaftar di BEI pada Tahun 2012-2015) YULI. 0–1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.