ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT EKONOMI LEMAH DI JEMAAT GMIM BUKIT KARMEL BATU KOTA
Abstract
Jemaat GMIM Bukit Karmel Batu Kota mempunyai perhatian serius terhadap pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah, khususnya bagi anggota jemaat yang bermukim di wilayah ini. Dalam penelitian ini dideskripsikan sejauh mana upaya pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah yang dilakukan jemaat dan bagaimana hubungan peran fasilitator dan motivasi terhadap upaya pemberdayaan masyarakat yang dikaji secara parsial. Untuk menganalisis data, digunakan pendekatan deskriptif dan survey. Upaya pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah di jemaat GMIM Bukit Karmel Batu Kota pernah dilaksanakan pada tahun 1995-2000 melalui kegiatan sebagai berikut: pemberian pinjaman modal, pemberian sepeda untuk berdagang sayur-sayuran, usaha peternakan ayam petelur, usaha tambak ikan, usaha pembuatan batu-bata, usaha menjahit dan pengadaan pos kesehatan. Program ini mengalami kendala karena sebagian besar kegiatan mandek. Pemberdayaan masyarakat terkesan tidak mempertimbangkan pendekatan yang strategis dan terintegrasi antara proses dan tujuan. Sehingga program yang dilakukan bukan hanya menjadi kurang efektif tetapi juga tidak berkelanjutan. Dari hasil analisis korelasi ditemukan bahwa kedua variabel yang diteliti, yaitu peran fasilitator dan motivasi memiliki hubungan dengan pemberdayaan masyarakat. Hubungan antar faktor dapat dijelaskan sebagai berikut: semakin tinggi peran fasilitator semakin baik upaya pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah; semakin kuat motivasi yang dimiliki oleh masyarakat yang diberdayakan semakin baik upaya pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah. Pada prinsipnya program pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Tujuan ini akan tercapai jika pihak yang memberdayakan dan pihak yang diberdayakan melaksanakan perannya dengan baik. Dalam hal ini fasilitator telah menjalankan perannya walaupun belum optimal. Masyarakat mempunyai motivasi dalam menunjang program pemberdayaan meskipun daya dorong tersebut belum begitu kuat untuk mampu mempertahankan usaha yang dilakukan.
Kata Kunci: Peran fasilitator, motivasi, pemberdayaan masyarakat
Refbacks
- There are currently no refbacks.